Tampilkan postingan dengan label Aqidah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aqidah. Tampilkan semua postingan

Thariqah Keluarga Bani ‘Alawiy

Thariqah Keluarga Bani ‘Alawiy

Sekilas tentang Thariqah ‘Alawiyyah

Thariqah Alawiyyah adalah suatu thariqah yang ditempuh oleh para salafus sholeh. Dalam thariqah ini, mereka mengajarkan Al-Kitab (Al-Qur’an) dan As-Sunnah kepada masyarakat, dan sekaligus memberikan suri tauladan dalam pengamalan ilmu dengan keluhuran akhlak dan kesungguhan hati dalam menjalankan syariah Rasullullah SAW.

MADRASAH HADRAMAUT, MANHAJ UNIVERSAL



OLEH: HAMID JA`FAR AL QADRI

Kebutuhan manusia akan kebahagiaan adalah kebutuhan naluri yang tidak bisa diingkari, namun semakin lama manusia sepertinya semakin sulit untuk meraihnya. Setiap hari bahkan setiap jam kita mendengar bahwa seseorang telah gagal dalam meraih kebahagiaan, sehingga dia harus melampiaskan keinginannya tersebut dengan pekerjaan yang keji, seperti tindak Pidana dan Amoral. Setiap orang yang berakal sehat sepakat bahwa kunci kebahagiaan adalah melaksanakan ajaran Islam. Dan semua orang sepakat bahwa keberhasilan hidup manusia di dalam meraih tujuannya tidak lepas dari prinsip hidupnya, pendidikan, lingkungan dan pergaulannya. Hal ini bukan berarti kita menafikan Qada`dan Qadar Allah. Pada tulisan ini penulis mencoba untuk mengungkapkan Manhaj Madrasah Hadramaut di dalam meraih tujuan hidup manusia.

Manhajul Alawiyyin

Al Imam Al-Qutub Al Habib Abdullah bin Alawi Al Atthas

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Hanya kepada-Nya kami memohon pertolongan atas segala urusan dunia dan agama. Kesudahan yang baik hanyalah bagi orang-orang yang bertakwa. Dan tidak ada permusuhan kecuali atas orang-orang yang berbuat zalim. Shalawat dan salam yang sempurna dan menyeluruh semoga selalu terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, pemuka keturunan Adnan, dan juga semoga terlimpahkan kepada para keluarga dan sahabat-sahabat beliau yang arif.
Amma ba'du. Sesungguhnya mengetahui thariqah para salaf adalah termasuk keharusan yang sangat. Dan menyimpang kepada selainnya dari jalan-jalan lain yang beraneka ragam perpecahannya adalah merupakan suatu kebinasaan dan kerugian. Oleh karena itu aku disini ingin menghiasi kitab Sabiil Al-Muhtadiin fi Dzikr Ad-iyah Ashaab Al-Yamiin1 dengan kitabku yang berjudul Al-Ilm An-Nibroos fi At-Tanbiih Alaa Manhaj Al-Akyaas dengan tujuan agar seorang yang bodoh sepertiku ini dapat mengetahui thariqah para salaf dan apa-apa yang para saadah yang mulia berjalan diatasnya, khususnya para saadahku Al-Alawiyyin yang tercinta dan cendekia. Maka aku menjadikan kalimatku ini sebagai kalimat pembuka bagi kitab ini. Semoga Allah memberikan taufik menuju kebenaran. Dan sekarang inilah saatnya memulai dalam menggapai tujuan.